Home » Home » 4 Korban Longsor Di Luwu Ditemukan Tim Sar Gabungan

MAKASSAR.TV-SULAWESI, 4 Korban tanah longsor saat banjir di Desa Ilun Batu Kecamatan Walenrang Barat Kabupaten Luwu akhirnya ditemukan Tim Sar Gabungan pada Senin (4/10/2021). Keempat korban yang sebelumnya dinyatakan hilang akhirnya berhasil ditemukan. keempat korban ini ditemukan meninggal dunia tertimbun tanah longsor.

sekitar pukul 10.30 Wita korban atas nama Abu Sofian (8) ditemukan tim sar gabungan bersama warga, kemudian pukul 15.04 Wita ditemukan korban atas nama Imam (5) pukul 15.55 Wita korban atas nama Rahman (12) dan Furkan (5) ditemukan pukul 16.04 Wita dalam keadaan meninggal dunia.

“Keempat korban telah dievakuasi Tim Sar Gabungan dan diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan”

Diketahui sejak kemarin minggu sore tanggal 3 oktober, Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya luapan Sungai Batusitanduk sehingga menyebabkan banjir bandang di wilayah administrasi Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, Selain banjir bandang, tanah longsor juga dilaporkan terjadi di wilayah tersebut.

Pendataan sementara oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, banjir bandang dan tanah longsor itu telah berdampak di enam kecamatan yang meliputi Kecamatan Walenrang, Walenrang Barat, Walenrang Utara, Walenrang Timur, Lemasi dan Lemasi Timur.

Sementara itu, korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor ada sebanyak 127 jiwa, yang mana 27 warga mengungsi di Kecamatan Walerang Utara dan 100 warga mengungsi di masjid yang berada di Kecamatan Walenrang Timur. dan sekitar 12.000 jiwa terisolir di Kecamatan Walenrang Barat.

BPBD Kabupaten Luwu juga mencatat kerugian materil sementara ada empat unit rumah rusak berat, dua unit rumah hanyut dan 60 unit rumah terdampak banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) berkisar antara 1-3 meter.

Dalam upaya percepatan penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut, tim sar gabungan telah membantu warga untuk di evakuasi ke tempat yang lebih aman

Beberapa bantuan logistik dan peralatan juga telah didistribusikan kepada para penyintas. Kendati demikian, tenda pengungsi dan logistik lainnya masih menjadi hal yang sangat dibutuhkan.

BPBD Kabupaten Luwu juga meminta agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana banjir susulan, mengingat aliran Sungai Batusitanduk masih tertutup pohon dan timbunan tanah di bagian hulu sungai.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan informasi prakiraan cuaca bahwa hujan lebat dengan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan hingga Senin (4/10).Di samping itu, BMKG juga menyatakan bahwa wilayah Sulawesi Selatan masuk dalam kategori ‘waspada’ terkait potensi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

Kabasarnas Makassar Djunaidi menyampaikan agar masyarakat tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan tinggi yang terjadi saat ini, tak lupa pun ia mengucapkan belasungkawa terhadap keempat keluarga korban. (yt)

Add comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement


COPYRIGHT © 2017 - 2021. MAKASSAR.TV ~ REDAKSI | INFO IKLAN
NEW REFERENCE | DIGITAL MEDIA & NEWS VIDEO PORTAL