MAKASSAR.TV, JAKARTA — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, membuat gebrakan baru untuk seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Seluruh tahap seleksi CPNS, akan menggunakan sistem online, tanpa metode pertanyaan jebakan.

Hal itu diungkapkan MenPAN-RB, Asman Abnur. Ia memastikan seleksi CPNS 2018 akan menggunakan sistem online. Mulai dari pendaftaran hingga tes, akan dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Selain itu, ada hal baru dalam tes kompetensi dasar (TKD) tahun ini. Yakni dihilangkannya metode pertanyaan jebakan, seperti pada tahun sebelumnya. Menurut Menteri Asman, soal-soal menjebak tidak layak lagi untuk diujikan kepada peserta.

“Enggak boleh lagi ada soal-soal yang menjebak. Orang sepintar apa pun kalau diberi soal menjebak pasti salah,” kata Menteri Asman, Jumat, 16/3/2018, dilansir fajar.co.id.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, soal-soal CPNS disusun oleh konsorsium perguruan tinggi. Tingkat kesulitannya disesuaikan dengan wilayah yang akan diujikan.

Menteri Asman mengungkapkan, sudah mengajukan permintaan khusus kepada Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Permintaan itu agar soal-soal CPNS tahun ini tidak lagi menjebak.

“Sampai saat ini sudah ada 15 ribu soal baru yang masuk dalam bank soal. Soal-soal ini tidak ada unsur menjebaknya. Jadi akan memudahkan peserta tes,” tandasnya.

Rencananya, tes CPNS dimulai Juni hingga Juli mendatang. Sedangkan pengumuman pendaftaran CPNS dilaksanakan Mei mendatang. (bs/fjr)