MAKASSAR.TV, MAKASSAR – Sry Endang Harjunayati (35) yang sehari-harinya bekerja sebagai staf sukarela di Kantor Lurah Pampang harus kehilangan pekerjaannya.

Dia dipecat dari kantor Lurah Pampang akibat ketahuan melakukan foto bersama dengan salah satu calon Wali Kota Makassar yang akan bertarung pada Pilwali Juni mendatang.

“Kemarin saya menghadap sama lurahku, terus dia bilang kenapa kau pergi foto sama Appi, gara-gara kau saya dimarah-marahi sama Pak Sekcam dan Pak Camat,”  ucap dia menirukan bahasa Lurah Pampang yang ditemui di rumahnya Barawaja II Lorong 10, Jumat 26/01/2018 malam.

 

Kisah Foto Selfie yang Berujung Pemecatan

 


Baca juga:

Awalnya kejadian tersebut, lanjut dia, bermula pada saat dirinya menghadiri acara kerabatnya. Kebetulan dia juga mendapat undangan, saat ingin masuk ke dalam rumah secara kebetulan Munafri keluar dan minta foto.

“Jadi pas keluar saya lihat orang minta foto jadi saya juga ikut, ditau’mi saya orangnya suka selfi-selfi,” ucap dia.

Namun usai kejadian itu, Sry mengaku dirinya langsung diminta untuk menghadap ke lurah. Ia pun meminta kejelasan terkait statusnya sebagai karyawan di kantor tersebut.

“Saya tanya’mi Ibu Lurah, jadi bagaimana’mi. Ibu (lurah) bilang keluar’mi saja,” tutur Sry yang tampak kecewa.

Setelah mendengar ucapan tersebut, dirinya langsung mengeluarkan tangisan yang tak tertahankan. Meski begitu, Sry tetap berusaha menahan diri dan meminta maaf kepada lurah lalu meninggal ruangannya.

“Jadi saya tenangkan’mi hatiku lalu saya minta maaf, saya cium’mi tangannya baru tinggalkan ruangan. Teman kantor sempat melarang saya, sekitar sejam saya menangis disitu sampai akhirnya saya diantar pulang oleh teman,” aku Sry.

Sry Endang merupakan single parent yang memiliki dua anak. Keduanya masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Dan pekerjaan yang ditekuninya ini sudah dijalani hampir lima tahun.

Penulis: Burhan