MAKASSAR.TV, MAKASSAR — Personil Polisi Polrestabes Makassar mengamankan tiga pengunjuk rasa saat hendak membakar ban ditengah jalan dalam aksi unjuk rasa memperingati May Day di Fly Over, Selasa (1/5/2018).

Ketiganya orang yang diamankan yakni Sekertaris Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND), Abdul Ghofur, Pengurus LMND, Taufik Rama Wijaya, dan aktivis buruh dari Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI), Neda. Ketiganya merupakan massa aksi yang tergabung dalam aliansi posko menangkan Pancasila.

Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Anwar Hasan mengatakan, mereka diamankan karena mencoba membakar ban. Padahal, dalam perayaan May Day tahun ini telah disepakati bahwa tidak ada pembakaran ban.

“Kita ambil bannya karena mau dibakar, tapi kita larang karena itu sudah menjadi kesepakatan. Namun, pada saat diambil mereka melawan bahkan ada anggota yang dipukul,” katanya.

Untuk yang ditahan, kata Anwar, akan dilakukan pemeriksaan urin, karena pada saat melakukan aksi mereka mereka sangat reaktif untuk memastikan ketiganya tidak dalam pengaruh narkoba.

“Kita akan lakukan pemeriksaan urin. Untuk mengecek jangan sampai memakai narkoba sebelum aksi,” ucapnya.

Sementara, Ketua Aliansi Posko Menangkan Pancasila, Gio mengatakan, mengaku tidak mengetahui bahwa ada massa aksi yang membawa ban.

“Saya tidak tau bahwa ada yang bawa ban, karena saya di depan. Apalagi, tidak ada kesepakan seperti itu,” ucapnya saat ditemui di lokasi aksi.

Namun Gio, menegaskan, akan melakukan upaya untuk mengeluarkan ketiga anggotanya. “Kita akan urus sampai mereka keluar. Sedangkan yang lain tetap akan aksi,” akunya

Penulis: Burhan